Produk & Brand
Assalamualaikum Wr Wb
Saya Nakhla Yulia kelas 19 Akuntansi 2A ingin menjelaskan mengenai produk dan brand.
A. Produk
Menurut Philip Kotler, produk adalah sesuatu hal yang ditawarkan ke pasar untuk memuaskan keinginan atau kebutuhan. Produk adalah sesuatu yang ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, digunakan atau dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan.
Sebuah produk dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu tangible product dan intangible product.
a. Tangible Product adalah sebuah barang/produk yang dapat dirasakan dengan sentuhan, misalnya mobil, tv, kendaraan, gatget, dsb.
b. Intangible Product adalah sebuah barang/produk yang tidak dapat dirasakan secara langsung/sentuhan, misalnya asuransi.
Aspinwall mengklasifikasi produk berdasarkan lima hal, diantaranya yaitu:
a. Replacement rate, seberapa produk itu sering dipesan ulang oleh pelanggan/pembeli.
b. Gross margin, berapa besar rata-rata keuntungan yang dihasilkan oleh tiap produk.
c. Buyer goal adjustment, seberapa besar rentang segmen konsumen yang bias dicapai.
d. Duration of product satisfaction, seberapa lama produk itu bermanfaat bagi pembeli.
e. Duration of buyer search behavior, berapa lama konsumen tetap mencari dan membeli produk.
B. Brand
Merek atau merek dagang adalah nama atau simbol yang diasosiasikan dengan produk/jasa dan menimbulkan arti psikologis/asosiasi.
William Shakespare mengatakan penamaan atau sebuah merek dalam sebuah bisnis itu penting.
Menurut Kotler merek dapat dibedakan menjadi tiga pengertian, yaitu:
a. Brand name adalah bagian dari merek yang bias dilafalkan.
b. Brand merek adalah suatu symbol atau desain yang digunakan untuk memberikan identitas pada produk atau untuk membedakannya dengan produk lain.
c. Trade character adalah brand mark yang mengambil bentuk fisik atau sifat manusia.
Di bawah ini adalah cara memilih/menentukan nama brand oleh Philip Kotler.
a. Memorable (mudah diingat, mudah diucapkan)
b. Meaningful (memiliki makna)
c. Likeable (memiliki makna)
d. Transferable (dapat ditransferkan)
e. Adaptable (mudah beradaptasi)
f. Protacable (dapat dilindungi)
Demikian
penjelasan mengenai karakteristik seorang wirausaha islami, semoga
bermanfaat.
Terima kasih 😀
Wassalamualaikum Wr Wb.
^^
Komentar
Posting Komentar