KARAKTERISTIK KEWIRAUSAHAAN ISLAMI-KEWIRAUSAHAAN ISLAMI


Assalamualaikum Wr Wb.

Saya Nakhla Yulia dari kelas 19 Akuntansi 2A ingin menjelaskan mengenai karakteristik wirausaha islami guna memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan IslamI.
Sebelum menjelaskan itu, Saya akan menjelaskan lebih dahulu apa itu pengertian wirausaha dan wirausaha islami.

Wirausaha adalah orang yang yang melakukan kegiatan usaha dengan visi dan misi dan tujuan mendapatkan profit/keuntungan.
Sedangkan wirausaha islami adalah kegiatan kewirausahaan yang berdasarkan pada prinsip dan syariat islam.

Dalam ajaran islam, ada beberapa karakteristik yang harus dimiliki seorang wirausaha islami. Berikut adalah karakteristik wirausaha islami.

1. Bertaqwa
Dijelaskan dalam firman-Nya Q.S. Ash-Shaff. 61 : 10-11.
“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tujukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?, (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya.” Q.S. Ash-Shaff (60:10-11).

 2. Halal 
Selain bertaqwa seorang wirausaha muslim juga tidak diperbolehkan menjual makanan yang haram seperti babi dan alkohol, seperti firman-Nya dalam Q.S. Al-Maidah (5:88).
“Dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan baik, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” Q.S. Al-Maidah (5:88).

3. Tidak menyia-nyiakan sesuatu (Mubazir)
Islam mengajarkan manusia untuk menikmati apa yang telah diberikan Allah dan tidak menyia-nyiakannya, seperti firman-Nya dalam Q.S. Al-A‟rāf (7:31).
"Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-llebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." Q.S. Al-A‟rāf (7:31).

4. Worship to Allah is a Priority
Bahwa yang kita lakukan didunia semata-mata karena Allah dan hanya mengharapkan ridho-Nya. Terdapat dalam Al-Qur’an yang artinya:
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung" (Q.S Al-Jumu'ah : 10).

5.  Memiliki Nilai-Nilai Moral yang Tinggi
Sebagai seorang pengusaha muslim hendaknya kita harus menjunjung tinggi nilai moral dan etika dalam menjalankan usaha, dan janganlah berurusan dengan riba, karena riba diharamkan dalam ajaran islam. Dijelaskan dalam Q.S Al-Baqarah : 275, yang artinya:
“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya." (Q.S Al-Baqarah : 275).

6. Dapat Dipercaya
Sebagai seorang muslim yang beriman dan bertaqwa hendaknya kita harus mempunyai sifat jujur dan mempu mengatakan apa adanya, kejujuran dapat disamakan dengan amanah yang harus dijalankan. Amanah yang diartikan apabila diberi kepercayaan tidak berkhianat, kalau berkata selalu benar, jika berjanji tidak ingkar.

7.  Kepedulian terhadap Kesejahteraan
Menjadi seorang pengusaha muslim tentu harus peduli dengan kesejahteraan masyarakat disekitarnya, bisa dilakukan dengan infak/shadaqoh atau zakat.
“Hai orang-orang yang beriman, sujud dan sujud dan sembahlah Tuhanmu dan berbuat baik agar kamu berhasil.” (Al-Haji 22: 77).

8. Berpengetahuan Luas
Hendaknya sebagai seorang pengusha muslim hendaknya berpengetahuan luas seperti firman Allah dalam Q.S. Al-„Alaq. 96:1-5
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia, Yang mengajar (manusia) dengan pena, Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Q.S. Al-„Alaq. 96:1-5).

9. Peduli terhadap Masyarakat dan Lingkungan


Demikian penjelasan mengenai karakteristik seorang wirausaha islami, semoga bermanfaat.  
 Terima kasih 😀
Wassalamualaikum Wr Wb. ^^

Komentar